Kunci jawaban soal

Bacalah kutipan novel berikut! Pukul tiga dini hari, aku belum bisa terlena. Bulan menabur cahaya di halaman, selagi aku termangu seorang diri. Angin berhembus ke selatan membuat hati semakin merana. Beginilah awak yang telah sebatang kara. Tiada ayah dan bunda, tiada sanak saudara. Hidupku yang papa selalu dirundung derita. Tapi aku bertahan. Dengan usaha dan doa, aku yakin jalan hidupku akan terbuka. Demi waktu, Tuhan akan mempertemukan aku dengan seribu orang yang akan menjadi sayap buatku terbang. Jenis alur yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …?

Kali ini kita akan belajar soal Bacalah kutipan novel berikut! Pukul tiga dini hari, aku belum bisa terlena. Bulan menabur cahaya di halaman, selagi aku termangu seorang diri. Angin berhembus ke selatan membuat hati semakin merana. Beginilah awak yang telah sebatang kara. Tiada ayah dan bunda, tiada sanak saudara. Hidupku yang papa selalu dirundung derita. Tapi aku bertahan. Dengan usaha dan doa, aku yakin jalan hidupku akan terbuka. Demi waktu, Tuhan akan mempertemukan aku dengan seribu orang yang akan menjadi sayap buatku terbang. Jenis alur yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …?. Mari kita bahas soal tersebut untuk menjawab pertanyaan tersebut dengan tepat.

Soal: Bacalah kutipan novel berikut! Pukul tiga dini hari, aku belum bisa terlena. Bulan menabur cahaya di halaman, selagi aku termangu seorang diri. Angin berhembus ke selatan membuat hati semakin merana. Beginilah awak yang telah sebatang kara. Tiada ayah dan bunda, tiada sanak saudara. Hidupku yang papa selalu dirundung derita. Tapi aku bertahan. Dengan usaha dan doa, aku yakin jalan hidupku akan terbuka. Demi waktu, Tuhan akan mempertemukan aku dengan seribu orang yang akan menjadi sayap buatku terbang. Jenis alur yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah …?

maju
Maju mundur
Mundur
Campuran

Kunci jawabannya adalah: A. maju.
Dilansir dari Encyclopedia Britannica, bacalah kutipan novel berikut! pukul tiga dini hari, aku belum bisa terlena. bulan menabur cahaya di halaman, selagi aku termangu seorang diri. angin berhembus ke selatan membuat hati semakin merana. beginilah awak yang telah sebatang kara. tiada ayah dan bunda, tiada sanak saudara. hidupku yang papa selalu dirundung derita. tapi aku bertahan. dengan usaha dan doa, aku yakin jalan hidupku akan terbuka. demi waktu, tuhan akan mempertemukan aku dengan seribu orang yang akan menjadi sayap buatku terbang. jenis alur yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah … maju.

Similar Posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *